3 Negara dengan Smelter Terbesar dalam Bumi untuk Tembaga lalu Nikel

JAKARTA – Industri smelting atau pemurnian tembaga serta nikel adalah bagian penting dari rantai pasok logam dunia. Smelter digunakan untuk mengolah bijih mineral menjadi logam murni yang dimaksud digunakan pada berbagai sektor bidang mulai dari elektronik hingga konstruksi.
Sejumlah negara pada dunia memiliki smelter terbesar yang digunakan memainkan peran kunci pada memenuhi keinginan global. Berikut tiga negara dengan smelter terbesar pada dunia untuk tembaga dan juga nikel berdasarkan kapasitasnya.
1. China
China diperkirakan masih menjadi produsen tembaga terbesar dalam dunia pada 2024, dengan kapasitas smelter mencapai lebih lanjut dari 6 jt ton. Beberapa smelter tembaga terbesar di tempat dunia berlokasi pada Tiongkok, seperti smelter Guixi lalu smelter Jinchuan.
2. Cile
Cile merupakan negara produsen tembaga terbesar pada dunia, sehingga tak mengherankan apabila negara ini juga miliki kapasitas smelter tembaga yang besar.
Pada tahun 2024, kapasitas smelter tembaga di area Cile diperkirakan mencapai 1,8 jt ton. Smelter Chuquicamata merupakan salah satu smelter tembaga terbesar di tempat dunia yang dimaksud berlokasi dalam Cile.
3. Indonesia
Indonesia memiliki smelter Freeport Indonesia dalam Gresik, Jawa Timur dengan kapasitas 1,7 jt ton konsentrat tembaga per tahun memunculkan sekitar 650.000 ton katoda tembaga per tahun.






