Kebijakan Bebas Visa bagi PR Singapura Bantu Capai 14,3 Juta Kunjungan Wisatawan

JAKARTA – Kementerian Perjalanan kemudian Sektor Bisnis Kreatif (Kemenparekraf) optimistis kebijakan Bebas Visa Kunjungan (BVK) bagi pemegang Permanent Residence (PR) Singapura akan berkontribusi signifikan di mencapai target 14,3 jt kunjungan wisatawan di luar negara (wisman) pada 2024.
Dengan kemudahan akses ini, wisatawan PR Singapura dapat berkunjung ke Kepulauan Riau (Kepri) tanpa visa. Termasuk ke Batam, Bintan, kemudian Karimun, hingga empat hari.
Adyatama Kepariwisataan serta Sektor Bisnis Kreatif Ahli Utama Kementerian Peluang Usaha Pariwisata kemudian Kondisi Keuangan Kreatif (Kemenparekraf) Nia Niscaya menyatakan bahwa langkah ini diharapkan mampu mendongkrak jumlah keseluruhan wisatawan dari negara tetangga terdekat dan juga meningkatkan perekonomian sektor pariwisata di dalam wilayah Kepri.
Kemenparekraf pun mengapresiasi kebijakan yang mana dikeluarkan oleh Imigrasi ini, yang tersebut mana menunjukkan keberpihakan pada sektor pariwisata lalu perekonomian kreatif (parekraf).
“Karena Singapura itu tetangga terdekat. Dan secara destinasi, akses adalah salah satu komponen utama,” kata Nia pada waktu The Weekly Brief With Sandi Uno di area Gedung Sapta Pesona, Ibukota Indonesia Pusat pada Senin, 14 Oktober 2024.
Sementara itu, Direktorat Lalu Lintas Keimigrasian Anggit Suhandono menjelaskan Pemegang Izin Tinggal Tertentu Singapura ini diberikan sebab pada dasarnya mereka itu sudah ada mendapatkan akreditasi dari eksekutif Singapura. Sehingga tak memerlukan pengecekan lebih lanjut lanjut.
“Sehingga merek dapat datang ke Indonesia dengan mudah serta tentu berbagai menguntungkan bagi sektor pariwisata serta kegiatan ekonomi kreatif,” jelas Anggit.
Anggit mengungkap aturan juga ketentuan Izin Tinggal Tertentu pada Kepri. Seperti memiliki status penduduk tetap memperlihatkan (PR) Singapura, kemudian merupakan pemegang kartu National Registration Identity Card (NRIC) Singapura berwarna biru, kemudian tidak warga negara dari negara calling visa.






