Alasan Lolly Disatukan dengan ODGJ lalu Pengidap HIV di tempat Rumah Aman, Kemen PPPA: Sesuai Prosedur

JAKARTA – Kenapa anak Nikita Mirzani , Laura Meizani alias Lolly disatukan dengan Orang Dalam Gangguan Jiwa (ODGJ) hingga pengidap HIV selama lima bulan berada di tempat Rumah Aman? Kementerian Pemberdayaan Perempuan juga Perlindungan Anak (PPPA) pun menyingkap suara.
Atwirlany Ritonga selaku PLT Asdep Layanan Anak Kementerian PPPA mengakui apabila setiap anak atau individu di tempat Rumah Aman mendapat perlakuan yang tersebut berbeda. Dia juga mengklaim telah melakukan prosedur pengawasan anak sesuai aturan hukum yang dimaksud berlaku.
“Treatment setiap anak atau individu itu berbeda, jadi apa yang dimaksud diadakan oleh PPPA DKI Ibukota Indonesia sudah, itu telah melintasi prosedur yang dimaksud ada,” kata Atwirlany Ritonga pada jumpa persnya di dalam Polres Metro Ibukota Selatan, Jum’at (10/1/2025).
Adapun keributan yang terjadi antara Nikita Mirzani serta Razman Arif Nasution, Atwirlany mengku sangat menyayangkan. Apalagi, cekcok yang digunakan bermuat kata-kata kasar terjadi dalam depan anak dibawah umur.
“Apa yang mana terjadi tadi di malam hari tentu tidak harapan kita semua, sungguh disayangkan ini menjadi tantangan bagi kita semua untuk melanjutkan keperluan layanan,” ujarnya.
Lebih lanjut, Atwirlany mengumumkan pihaknya sejumlah menemui tantangan selama mendampingi LM. Hal itu pun dinilai merupakan tugas bersatu demi kepentingan sang anak.
“Tentu menjadi atensi kami pada Kementerian PPPA. Selama proses berjalan, tentu ada beberapa tantangan yang dihadapi, kita tak sanggup mengukur performa bagus atau tidak, layak atau tidak, sesuai atau tidak, tentu ada tantangan dan juga hambatan yang tersebut dihadapi,” paparnya.
“Nah tantangan juga hambatan itu telah kami diskusikan melihatkan beberapa kementerian lembaga, jadi artinya tidak ada semata-mata Upt PPPA DKI sendiri yang bertanggung jawab berhadapan dengan hal ini, tapi juga lainnya, Kemensos, KPAI, PPA, kemudian LPSK, kita bersatu serupa meluruskan bagaimana tempat yang dimaksud layak untuk melindungi,” ucap Atwirlany lagi.






