Bukan Cuma ODOL! Produsen Ungkap Faktor Lain Penyebab Truk Rem Blong!

JAKARTA – Belakangan ini perkara marak tindakan hukum truk mengalami rem blong yang menuebabkan korban jiwa. Muatan berlebih atau ODOL (Over Dimension Over Load) menjadi pemicu utama.
Selain ODOL, perawatan yang mana tak tepat dan juga pemakaian suku cadang aftermarket sanggup menjadi penyulut rem blong. Oleh sebab itu, pemilik disarankan untuk melakukan setvis rutin di dalam bengkel resmi juga menggunakan spare parts orisinil yang dimaksud dikeluarkan oleh pabrikan.
“Kalau rem blong tergantung ya. Apakah pakai genuine part atau nggak.Kemudian perawatannya seperti apa. Kemudian juga bisa jadi jadi manusianya. Jadi manusia itu, rem itu kan nggak boleh diinjak terus-menerus,” kata Imam Sujono, CSP Training Manager DCVI, pada waktu ditemui di area Tangerang Selatan, Hari Senin (3/2/2025).
Imam menjelaskan truk atau bus yang mengalami rem blong bisa saja disebabkan oleh banyak faktor. Bahkan, itu mampu terjadi melawan kesalahan manusia dikarenakan tak mahir pada mengoperasikan kendaraannya.
“Banyak faktornya, dari pengemudinya, dari partnya, dari perawatannya. Atau mungkin saja juga dari kondisi jalan. Mungkin ya, bisa saja jadi ya. Jadi itu Kalau yang tersebut truk nggak bisa jadi nanjak, nggak kuat nanjak, itu mungkin saja bebannya berlebihan. Bisa jadi beban berlebihan,” ujarnya.
“Yang kedua mungkin saja dari pemanfaatan power yang tersebut bukan sesuai. Power dari mesin yang tersebut tak sesuai,” lanjut Imam.
Untuk itu, Imam menjelaskan setiap DCVI mengirimkan unit baru, maka akan memberikan edukasi untuk pengemudi. Hal ini dijalankan guna menegaskan dia yang tersebut berada pada balik kemudi memahami teknologi yang tersebut terbenam pada truk atau bus dari Mercedes-Benz.
“Setiap kita mengirimkan unit baru itu kan terus-menerus drivernya kita berikan pelatihan. Jadi ini mobil canggih, mobilnya pun harus canggih. Kakinya harus sekolah. Jadi kalau dia nggak canggih ya dia nggak sanggup memanfaatkan, memaksimalkan kemampuan dari kendaraanitu,”ucapnya.






