Charles III Ingin Terbitkan Buku Harian Rahasia sebelum Meninggal, Singgung Putri Diana juga Harry

JAKARTA – Ketakutan meningkat bagi sebagian orang akan kesulitan kondisi tubuh Raja Charles di tempat berada dalam pertempuran melawan penyakit karsinoma sejak 2024. Pasalnya, raja akan menerbitkan buku harian rahasia sebelum meninggal yang dimaksud mengkaji tentang Putri Diana kemudian Pangeran Harry lewat Diana, Ayah Kandung Harry…
Selama lebih besar dari lima dekade, Raja Charles III dilaporkan telah terjadi menyimpan jurnal pribadi terperinci, yang mencatatkan data pemikiran lalu pengalaman pribadinya di kerajaan Inggris.
Kini, disitir Marca, pada waktu Raja berusia 76 tahun itu berjuang melawan kanker, kegelisahan berprogres di keluarga kerajaan bahwa buku harian ini—yang penuh dengan pengungkapan sensitif—bisa semata dirilis setelahnya kematiannya.
Rahasia Tersembunyi Buku Harian Raja Charles
Sumber-sumber menunjukkan bahwa Charles mulai menulis jurnal sejak kecil, mengikuti jejak mendiang ibunya, Ratu Elizabeth II. Buku hariannya diyakini berisi refleksi tentang beberapa momen paling kontroversial di sejarah kerajaan, termasuk kematian tragis Putri Diana pada 1997.
Orang pada mengklaim Charles mengakui rasa sakit yang digunakan ditimbulkan perselingkuhannya dengan Camilla Parker Bowles pada Diana, tetapi beliau tak mau menerima tanggung jawab penuh melawan nasibnya. Diduga bahwa ia percaya ketidakbahagiaan Diana membawanya ke pelukan Dodi Fayed, yang mana akhirnya melakukan penutupan akhir tragisnya.
Buku harian yang dimaksud dilaporkan mendiskusikan rumor lama seputar ayahanda Pangeran Harry. Spekulasi telah lama berlangsung selama bertahun-tahun bahwa James Hewitt, mantan kekasih Diana, adalah ayah kandung Harry.
Baik Hewitt maupun orang di kerajaan membantah klaim ini, dengan menyatakan bahwa hubungan merekan dimulai pasca Harry lahir. Dalam memoarnya Spare, Harry sendiri menyebutkan bagaimana ayahnya, Charles, biasa bercanda tentang rumor tersebut, meskipun dampaknya merugikan.
Di luar pengakuan pribadi, Charles diduga telah dilakukan menguraikan visinya untuk masa depan monarki. Tulisannya menegaskan kembali keinginannya agar Pangeran William, putra sulungnya juga pewaris sah, naik takhta. Namun, klaim yang mana paling mengejutkan adalah bahwa Charles telah lama memberikan restu untuk William untuk secara permanen menjauhkan diri dari Harry lalu Meghan Markle.
Jika buku harian ini dipublikasikan, hal itu dapat berdampak luas bagi keluarga kerajaan, mengungkap perjuangan yang digunakan sangat pribadi dan juga rahasia yang sudah pernah lama dijaga. Mengingat sejarah Charles yang berjuang agar korespondensi pribadinya tiada diketahui publik, masih belum pasti apakah pengungkapan ini akan pernah terungkap.
Namun satu hal yang mana jelas, jikalau terungkap, hal itu dapat mengubah persepsi rakyat terhadap monarki selamanya.






