iSeller Luncurkan Asisten Bisnis Berbasis Artificial Intelligence untuk UMKM

JAKARTA – Sistem omnichannel iSeller meluncurkan iSeller AI, asisten kegiatan bisnis berbasis kecerdasan artifisial (AI) yang dimaksud dirancang untuk membantu memberdayakan usaha mikro kecil lalu menengah (UMKM) Indonesia. Dikembangkan pada kolaborasi dengan Microsoft, iSeller Artificial Intelligence adalah asisten bidang usaha berbasis Teknologi AI untuk sektor SaaS (Software as a Service), yang mana memungkinkan perusahaan beroperasi tambahan cerdas, cepat, juga efisien.
“iSeller Artificial Intelligence bertujuan untuk memberdayakan 60 jt UMKM di dalam seluruh Indonesia dengan asisten Kecerdasan Buatan terbaik yang mana memberikan wawasan real-time, analitik komprehensif, dan juga otomatisasi. Visi kami di area iSeller terus-menerus untuk memberdayakan para pelaku bisnis Indonesia pada mengembangkan bidang usaha mereka tanpa batas,” ungkap pimpinan iSeller Jimmy Petrus pada keterangannya, Hari Sabtu (12/10/2024).
Dirancang sebagai asisten cerdas yang dimaksud sedias setiap saat, kata Jimmy, iSeller Kecerdasan Buatan akan membantu pemilik industri mengoptimalkan operasional, menciptakan langkah berdasarkan data, kemudian menghadapi lanskap perusahaan yang tersebut semakin kompleks. “Dengan iSeller AI, kami menyediakan solusi yang digunakan memanfaatkan teknologi Teknologi AI terbaru dengan integrasi konteks mendalam untuk membantu pemilik perusahaan menciptakan tindakan yang lebih besar baik dan juga lebih lanjut cepat,” terangnya.
Jimmy mengatakan, asisten Artificial Intelligence revolusioner ini dibangun dari hasil kolaborasi dengan Microsoft, untuk lebih tinggi meningkatkan produktivitas juga kapabilitas UMKM Indonesia. Dibangun dengan Azure OpenAI yang canggih, iSeller Teknologi AI mempunyai kemampuan memproses pertanyaan bidang usaha yang mana kompleks kemudian menawarkan wawasan yang dimaksud relevan secara kontekstual, serta berpusat pada pengguna.
“Menggunakan kombinasi model Artificial Intelligence generatif terbaru dengan integrasi konteks yang dimaksud canggih, iSeller Artificial Intelligence menganalisis beberapa orang besar data untuk memberikan rekomendasi yang tersebut disesuaikan untuk prediksi penjualan, manajemen inventaris, lalu optimalisasi pemasaran,” paparnya.
Selain itu, kata dia, Artificial Intelligence ini juga memungkinkan integrasi penuh lalu pembelajaran dari sistem ekologi yang mana ada, menetapkan standar baru pada teknologi Artificial Intelligence bisnis, sambil menjaga privasi data pelanggan melalui keamanan tingkat tinggi.
Terkait kolaborasi ini, General Manager Digital Natives & Startups Microsoft Asia Andrew Boyd menegaskan dukungannya menghadapi perubahan struktural iSeller AI. “Dengan iSeller AI, bersama-sama, kita dapat memungkinkan jutaan UMKM di dalam seluruh Indonesia untuk merasakan kegunaan Kecerdasan Buatan – meningkatkan produktivitas, mempercepat inovasi, juga menciptakan nilai bidang usaha baru,” tegasnya.
Andrew menambahkan, UMKM adalah tulang punggung kegiatan ekonomi digital Indonesia, sehingga memberdayakan mereka dengan alat juga sumber daya Artificial Intelligence yang mana tepat sangat penting untuk memulai pembangunan perekonomian digital yang tangguh dan juga inklusif di dalam Indonesia.
Product Manager iSeller Kecerdasan Buatan Fina Mariana Soetarto menambahkan, iSeller Kecerdasan Buatan dirancang untuk memproses beberapa orang besar data kegiatan bisnis juga menghasilkan kembali wawasan yang digunakan dapat ditindaklanjuti, yang dimaksud disesuaikan dengan permintaan unik setiap bisnis. Dengan menganalisis data historis serta transaksi, Artificial Intelligence ini memberikan rekomendasi yang tersebut tepat kemudian berbasis data yang mana membantu pemilik bidang usaha menghasilkan tindakan yang tepat secara real-time.
“Kami memulai pembangunan sistem yang mana benar-benar memahami keinginan unik setiap bisnis, membantu merekan beroperasi dengan tambahan efisien lalu strategis,” tandasnya.






