Bersiap Jadi Raja, Pangeran William Simpan Senjata Rahasia Kerajaan

JAKARTA – Pangeran William nampaknya mempunyai senjata rahasia kerajaan jikalau nanti naik takhta, di tempat mana ia mendapat dukungan besar dari salah satu keluarga kerajaan untuk menjadi Raja.
Senjara rahasia itu adalah salah satu anggota Kerajaan, pada mana merekan mempunyai reputasi sebagai berkat kerja keras kemudian pengaruh internasionalnya.
Dikutip Mirror, Pangeran William kemudian Kate Middleton, “sangat akrab” dengan orang anggota Keluarga Kerajaan yang tersebut dicap sebagai “senjata rahasia” yang digunakan mempunyai rencana besar untuk calon Raja. Mereka adalah Putri Sophie kemudian suaminya, Pangeran Edward.
Saat Raja Charles lalu Kate Middleton yang tersebut didiagnosis karsinoma pada tahun lalu, tokoh senior ini mewakili keluarga kerajaan pada menjalai tugas. Sejumlah besar kunjungan resmi dijalankan oleh anggota keluarga senior, termasuk Sophie dan juga Edward.
Salah satu dari mereka dianggap sebagai “senjata rahasia” yang digunakan sangat dihormati oleh para pemimpin kerajaan lalu anggota rakyat Inggris. The Times melaporkan bahwa William serta Kate “sangat akur” dengan Sophie, Duchess of Edinburgh, lalu suaminya, Pangeran Edward, Duke of Edinburgh.
Seorang sumber Istana mengungkapkan terhadap surat kabar yang dimaksud bahwa penghargaan mereka itu terhadap pasangan yang disebutkan dapat berarti bahwa, ketika William akhirnya naik takhta, keduanya akan diminta untuk memainkan peran yang lebih lanjut menonjol pada mewakili Keluarga Kerajaan.
William dilaporkan akan sangat ingin bibi kemudian pamannya mengambil alih tempat penting, dengan Sophie yang dimaksud menjadi sangat populer dan juga dihormati sejak ia resmi bergabung dengan keluarga pada 1999. Pujian telah terjadi dilimpahkan terhadap anggota kerajaan yang tersebut pekerja keras, yang tersebut melakukan berbagai tugas melawan nama anggota kerajaan.
Ingrid Seward, editor majalah Majesty kemudian penulis biografi Edward, menyatakan bahwa anggota kerajaan yang disebutkan menentang pengakuan hanya saja menghadapi keberhasilannya sebagai anggota senior.
“Dengan Sophie, ini tidak hanya saja tentang dirinya. Ia adalah salah satu ‘orang luar’ pertama yang digunakan masuk ke pada keluarga kerajaan lalu menyadari bahwa ini tentang semua ‘mereka’ yang mana bekerja serupa sebagai satu tim,” kata Ingrid Seward.
“Ia benar-benar memahami itu juga tidak ada ingin pujian dilimpahkan kepadanya.” Sophie telah lama melambangkan makna “kekuatan lunak” serta membantu memperluas pengaruh Keluarga Kerajaan dalam luar negeri pada beberapa tahun terakhir, khususnya dengan melakukan perjalanan ke tanah Ukraina untuk mengunjungi para pejuang lalu perwakilan pemerintah tahun lalu,’ ucapnya lagi.
Namun, ia secara khas berunjuk rasa pujian yang mana tinggi itu ketika ia kembali, memuji orang-orang pemberani di tempat negara itu pada tulisannya sendiri untuk Times. “Banyak orang menyatakan betapa beraninya atau bernyalinya saya lantaran pergi. Saya bukanlah keduanya. Orang-orang pemberani adalah merek yang dimaksud telah dilakukan mengalami kekerasan ekstrem kemudian selamat,” katanya.






