Kocak! Shaquille O’Neal Temukan Dompet David Beckham: Bayar Aku 1 Juta Dolar

Siapa sangka rapat dua legenda olahraga dunia, Shaquille O’Neal dan juga David Beckham , berawal dari sebuah dompet yang mana ditemukan secara tak terduga. Kisah lucu ini dibagikan oleh Shaq sendiri pada acara “The Late Late Show with James Corden”.
Shaq, yang mana dikenal dengan selera humornya yang digunakan khas, menceritakan bagaimana ia menemukan dompet Beckham ketika sedang berjalan-jalan dalam Beverly Hills. Awalnya, ia berniat untuk mengambil uang tunai yang ada pada pada dompet tersebut, namun setelahnya mengawasi identitas pemiliknya, Shaq memutuskan untuk mengembalikannya secara langsung.
“Suatu hari saya sedang berjalan-jalan di area Beverly Hills juga menemukan sebuah dompet. Biasanya ketika saya menemukan dompet, saya secara langsung mengambil semua uang lalu membuangnya, tetapi ini dompet yang mana bagus,” kenang O’Neal dikutipkan dari Daily Star, Rabu (1/1/2025).

Foto: Daily Star
Setelah mengenali Beckham dari kartu identitasnya, O’Neal memilih untuk tak menyerahkannya terhadap petugas juga malah mencari Beckham untuk mengembalikannya secara langsung. “Saya bercanda dengannya, ‘Saya punya dompetmu, kamu harus bayar satu jt dolar untuk mendapatkannya kembali’,” ujar Shaq menirukan percakapannya dengan Beckham.
Namun, Beckham yang mana mengetahui lelucon Shaq belaka tertawa juga memohonkan dompetnya kembali. “Beckham berkata: ‘Shaq, berhenti bermain’. Saya seperti ‘Dave, saya menemukan dompetmu’. Lucunya, beliau Beckham berkata ‘Ada beberapa orang uang dalam dompet ini, tahukah Anda apa yang terjadi?’ Dan saya seperti ‘tidak’.”
Pertemuan tak terduga antara dua atlet legendaris ini semakin mempererat persahabatan mereka. Baik Shaq maupun Beckham dikenal miliki kepribadian yang dimaksud menyenangkan lalu humoris, sehingga tak heran apabila mereka bisa saja berbagi cerita lucu seperti ini.
Kisah Shaq juga Beckham ini membuktikan bahwa bahkan para atlet terkenal pun miliki sisi kocak juga suka bercanda. Pertemuan merekan yang digunakan tak terduga menjadi bukti bahwa persahabatan mampu terjalin di area antara orang-orang dari berbagai latar belakang.






