Mandatory Dmitry Bivol vs David Benavidez Atau Sabuk WBC Dicopot!

Mandatory Dmitry Bivol vs David Benavidez atau sabuk WBC dicopot setelahnya keluarnya perintah dari Badan Tinju Global WBC. Juara dunia kelas berat ringan tak terbantahkan, Dmitry Bivol (24-1, 12 KO), secara resmi diperintahkan oleh WBC untuk mempertahankan sabuknya melawan petinju wajib, David Benavidez. Mereka memiliki waktu hingga 8 April untuk mencapai kesepakatan.
Namun, dengan ketertarikan Bivol untuk melakukan pertarungan trilogi dengan Artur Beterbiev, sabuk WBC pasti akan dilepaskan. Bivol bukan menginginkan si robot ini, Benavidez. Terlalu berbahaya. Langkah ini menempatkan Bivol pada kedudukan di tempat mana ia akan memutuskan apakah akan menghadapi Benavidez (30-0, 24 KO) untuk mempertahankan sabuk WBC-nya atau mengosongkannya agar dapat menghadapi mantan juara tak terbantahkan, Artur Beterbiev, pada laga trilogi yang dimaksud menurut kabarnya akan segera diselenggarakan oleh Turki Alalshikh.
Majalah Ring Magazine melaporkan bahwa presiden WBC, Mauricio Sulaiman, menyatakan bahwa Dewan Tinju Global telah terjadi “secara resmi memerintahkan” Bivol untuk mempertahankan gelarnya melawan Benavidez. Jika Bivol ingin mempertahankan sabuknya, ia harus mempertahankannya melawan Benavidez.
Sesederhana itu. Bivol dapat menyisihkan ‘The Mexican Monster’ Benavidez. Ini adalah akan menjadi sebuah pembayaran yang dimaksud cukup besar bagi dirinya untuk menyetujui agar Bivol melewatinya, sebab akan tambahan masuk akal apabila ia mengambil laga tersebut. Tidak ada gunanya bagi David untuk terus menunggu, membiarkan Bivol kemudian Beterbeiv bermain dua ronde selama bertahun-tahun. Tak satu pun dari pertarungan mereka yang menghibur untuk ditonton oleh para penggemar di area Amerika Serikat, yang tersebut menyukai aksi.
Bivol berlari mengelilingi ring, dan juga Beterbiev terlihat lamban, tua juga lelah. Keduanya membosankan. Hal terbaik bagi para penggemar adalah agar Benavidez bertarung melawan Bivol dan juga mengakhiri masa kejayaannya yang dimaksud singkat, sehingga darah baru dapat mengambil alih.
Para penggemar telah bosan mengamati Bivol kemudian Beterbiev bertarung. Mereka ingin Benavidez, 28 tahun, mendapatkan kesempatannya oleh sebab itu ia mendapatkannya setelahnya mengalahkan juara ‘reguler’ WBA, David Morrell, pada tanggal 1 Februari. Benavidez merupakan lawan yang mana tepat bagi gaya bertarung Bivol dengan metode menekan tanpa henti, melontarkan kombinasi yang tersebut cepat, memotong ring dengan baik, lalu bukan pernah lelah.
Semua hal yang mana memproduksi Bivol berhasil melawan Artur Beterbiev bukan akan berhasil ketika melawan Benavidez. Promotor Bivol, Eddie Hearn, menyadari hal tersebut, maka ia tidaklah ingin memberikan kesempatan bagi Benavidez untuk melawannya. Hearn menyatakan bahwa ia menginginkan salah satu dari pilihan ini untuk pertarungan Bivol selanjutnya: Saul Canelo Alvarez – tanding ulang Artur Beterbiev Callum Smith Itu adalah pertarungan yang tersebut lebih besar besar kemudian lebih besar baik bagi Benavidez.
Jika ia mengambil langkah ini, ada kemungkinan besar Artur Beterbiev akan mengalahkan Bivol di trilogi mereka. Ia telah dilakukan mengalahkan Dmitry sekali, kemudian nyaris mengalahkannya untuk kedua kalinya pada pertandingan ulang merekan pada 22 Februari bulan lalu, namun kalah pada kebijakan mayoritas ronde ke-12. Para juri memberi nilai 115-113, 116-112 untuk Bivol serta 114-114. Namun, pertarungan itu terlihat seperti imbang. Para juri meraih kemenangan Artur.






