Mees Hilgers Dituding Biang Kerok Pemecatan Shin Tae-yong: Saya Baru Sekali Ketemu

Bek Timnas Indonesia , Mees Hilgers, akhirnya menerbitkan ucapan terkait tuduhan yang tersebut menyeret namanya sebagai dalang di tempat balik pemecatan Shin Tae-yong. Pemain FC Twente ini menjadi sorotan setelahnya banyak disebut sebagai faktor kebijakan kontroversial PSSI tersebut.
Nama Mees Hilgers mendadak menjadi komponen perbincangan netizen Indonesia yang kecewa melawan pemberhentian Shin Tae-yong . Akun media sosialnya pun banyak diserbu warganet yang digunakan meluapkan kekecewaan. Tuduhan itu muncul lantaran Mees dianggap tiada memberikan ucapan perpisahan untuk Shin Tae-yong, berbeda dengan para pemain Timnas lainnya.
Merespons hal tersebut, Mees akhirnya memberikan klarifikasi melalui unggahan Instagram Stories-nya pada Kamis (9/1/2025). Ia menjelaskan bahwa ia bukan memiliki hubungan dekat dengan Shin Tae-yong sebab baru bergabung dengan Timnas Indonesia beberapa bulan lalu.
“Saya mencoba tetap memperlihatkan positif dalam berada dalam kabar negatif masalah situasi pembimbing di dalam Indonesia. Saya bahkan bukan begitu mengenal Shin Tae-yong dikarenakan belaka sekali bertemu,” tulis Mees.

Bek berusia 24 tahun itu juga mengungkapkan bahwa dirinya mengalami cedera dan juga baru cuma menjalani prosedur pencabutan gigi, yang mana membuatnya absen dari dua pertandingan Kualifikasi Piala Bumi 2026 pada November 2024.
“Tuduhan bahwa saya menjadi pemicu pemecatan pembimbing benar-benar tiada berdasar. Ketidakhadiran saya pada November lalu murni lantaran alasan kesehatan,” tegas Mees.
Pemain yang digunakan dinaturalisasi pada 2024 ini menegaskan bahwa rumor yang dimaksud adalah fitnah yang digunakan tidaklah bisa saja dibenarkan. Ia juga berharap masyarakat lebih banyak bijak pada menyikapi informasi yang beredar.
“Saya membantah segala berita bohong dan juga kebencian yang mana mengumumkan saya terkait pemecatan pelatih. Semoga di area tahun 2025, kita semua bisa jadi tambahan sukses,” tutupnya.
Klarifikasi ini diharapkan dapat meredakan polemik di area kalangan pecinta sepak bola Indonesia, yang masih dirundung rasa kecewa melawan tindakan mengejutkan PSSI terhadap Shin Tae-yong.






