Negara-negara dalam Planet dengan Waktu Puasa Ramadan Tersingkat kemudian Terlama

LONDON – Saat umat Muslim pada seluruh dunia bersiap menyambut Ramadan pada, namun durasi puasa akan sangat bervariasi tergantung pada lokasi geografis.
Di dunia Arab, Aljazair akan mengalami durasi puasa terlama, dengan umat Muslim berpuasa selama 16 jam serta 44 menit, menurut perhitungan astronomi.
Sebaliknya, Somalia akan mengalami periode puasa terpendek di dalam kawasan tersebut, hanya sekali berlangsung selama 13 jam.
Di sebagian besar negara Arab, jam puasa tahun ini diperkirakan berkisar antara 16 kemudian 17 jam.
Namun, di dalam negara-negara Skandinavia, tempat matahari hampir tiada terbenam atau tetap memperlihatkan terlihat di waktu yang lama, jam puasa akan melebihi 20 jam.
Durasi Puasa Ramadan Terlama
Di Swedia, Norwegia, dan juga Finlandia, beberapa wilayah akan mengalami durasi puasa terlama yang dimaksud mencapai 20 jam 30 menit.
Di kota Kiruna dalam Swedia, misalnya, matahari semata-mata terbenam di area bawah cakrawala selama beberapa menit, sementara di dalam beberapa lokasi pada utara, matahari bukan terbenam identik sekali.
Di ibu kota Greenland, Nuuk, puasa akan berlangsung hingga 20 jam dikarenakan fenomena “matahari sedang malam”, yang mengakibatkan siang hari yang dimaksud tambahan panjang dalam wilayah dekat Lingkaran Arktik.
Islandia akan mengalami kondisi serupa, dengan puasa diperpanjang hingga 19 jam 59 menit, sementara dalam Finlandia, durasinya akan sekitar 19 jam 9 menit.
Pola ini berlanjut di dalam Norwegia, Swedia, Kanada, serta Alaska, tempat garis lintang tinggi menyebabkan siang hari yang tersebut tambahan panjang dan, akibatnya, menjadi beberapa jam puasa terpanjang di dalam seluruh dunia.
1. Nuuk, Greenland – 17 jam 26 menit






