P Diddy Akhirnya Dapat Pendukung sang Ibunda: Dia Bukan Monster!

JAKARTA – Ibunda P Diddy , Janice Combs Diddy akhirnya membela sang anak berhadapan dengan hambatan hukum yang dimaksud menimpanya, dari perdagangan seks, pemerasan juga kejahatan kritis lainnya.
Janice Combs menyatakan walaupun P Diddy mungkin saja tiada sepenuhnya jujur tentang apa yang dimaksud menimpa biah hatinya, tetapi hal itu tiada juga merta membuatnya bersalah melawan semua tuduhan pada dakwaannya.
Dikutip TMZ, Janice berbicara tentang hambatan anaknya terhadap Local 10 News melalui pengacaranya, Natlie G. Figgers.
Janice Combs mengaku hatinya begitu hancur mendengar tuduhan yang dimaksud dialamatkan untuk anaknya, di tempat mana P Diddy dihakimi tidak berdasarkan kebenaran, tetapi oleh narasi yang tersebut dibuat dari kebohongan.
“Menjadi saksi berhadapan dengan apa yang digunakan tampak seperti hukuman gantung dalam depan umum terhadap putraku sebelum ia memiliki kesempatan untuk membuktikan ketidakbersalahannya adalah rasa sakit yang dimaksud terlalu tak tertahankan untuk diungkapkan dengan kata-kata,” kata Janice Combs.
Dia juga menanggapi rekaman video hotel yang dimaksud mengejutkan tentang P Diddy yang digunakan diduga menyerang mantan pacarnya, Cassie.
“Terkadang, kebenaran lalu kebohongan menjadi begitu erat terjalin sehingga menjadi menakutkan untuk mengakui satu bagian dari cerita, teristimewa ketika kebenaran itu berada dalam luar norma atau terlalu rumit untuk dipercaya,” tutur Janice.
Dia menyatakan penyelesaiannya dengan Cassie memicu efek domino yang dimaksud mengarah ke semua drama ini, tetapi ia sangat yakin putranya layak diadili di dalam pengadilan untuk membuktikan ketidakbersalahannya setelahnya dikenai tuduhan serius, seperti perdagangan seks, pemerasan dan juga kejahatan serius lainnya.
Janice menekankan putranya tak semenakutkan yang dimaksud dipikirkan sejumlah orang selama ini. “Dia bukanlah monster yang merek gambarkan,” ucapnya.
Janice Combs pun menegaskan bahwa beliau akan menyokong P Diddy ketika menghadapi sidang nanti.






