Pastikan Kelancaran Barang Penumpang, Bea Cukai Optimalkan Layanan e-CD pada waktu Nataru

JAKARTA – Bea Cukai mengoptimalkan layanan electronic customs declaration (e-CD) pada waktu libur Natal kemudian Tahun Baru ( Nataru ) 2024. Hal itu dilaksanakan untuk menjamin kelancaran barang bawaan penumpang yang mana kembali ke Indonesia.
Kepala Subdirektorat Humas kemudian Penyuluhan Bea Cukai, Budi Prasetiyo menjelaskan, layanan ini dirancang untuk melakukan konfirmasi proses pemberitahuan barang bawaan penumpang menjadi lebih lanjut mudah, cepat, lalu aman. Menurut Budi, e-CD merupakan pemberitahuan pabean yang mana wajib diadakan oleh penumpang atau awak sarana pengangkut ketika tiba di tempat Indonesia.
“Pengisian e-CD dapat dilaksanakan dengan sangat mudah. Penumpang hanya saja perlu mengakses website resmi bea cukai atau menggunakan aplikasi mobile mobile bea cukai, kemudian memindai QR Code yang digunakan tersedia di area terminal kedatangan internasional. Semua saluran ini dirancang agar mudah diakses melalui handphone,” ujar Budi, Hari Jumat (3/1/2025).
Selama Nataru 2024, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memprediksi jumlah keseluruhan penumpang pesawat akan mencapai 3.912.224 orang dengan 864.076 di dalam antaranya penumpang internasional. Jumlah ini meningkat 4% dibandingkan tahun lalu.
Selain itu, puncak arus mudik diperkirakan terjadi pada 21 Desember 2024 dengan proyeksi 56.716 penumpang, kemudian 28 Desember 2024 dengan 57.323 penumpang. Tercatat destinasi internasional yang tersebut menjadi favorit penduduk hingga sekarang ini adalah Singapura kemudian Kuala Lumpur, sedangkan domestik adalah Ibukota Indonesia juga Denpasar, sehingga diperkirakan Bandara Internasional Soekarno Hatta kemudian I Gusti Ngurah Rai menjadi pusat pergerakan penumpang tersibuk.
Melihat kondisi tersebut, Budi punmengimbau para penumpang kedatangan internasional untuk mengisi e-CD sejak sebelum keberangkatan ke Indonesia. Hal ini dapat dijalankan di dalam bandara keberangkatan luar negeri, sehingga penumpang dapat menghindari antrian dalam terminal kedatangan internasional.
“Ini demi kelancaran pelayanan barang bawaan penumpang lalu kenyamanan penumpang pada waktu tiba pada Indonesia,” katanya.
Kemudian demi keamanan, Ia juga mengingatkan penduduk untuk waspada terhadap modus pembohongan mengatasnamakan Bea Cukai melalui website e-CD palsu. “Kami menemukan adanya website abal-abal yang menawarkan layanan e-CD. Ini adalah sangat berbahaya sebab dapat menyesatkan publik lalu berpotensi merugikan,” katanya.
Bea cukai berikrar memberikan pelayanan terbaik bagi rakyat yang mana melakukan perjalanan internasional termasuk selama periode liburan Nataru 2024. Semoga layanan ini dapat mempermudah publik pada memenuhi kewajiban kepabeanan tanpa menghurangi kenyamanan selama perjalanan.






