PLN Tingkatkan 299% SPKLU untuk Mudik Lebaran 2025, Siap Layani Pemudik EV!

JAKARTA – PT PLN (Persero) terus menunjukkan komitmennya di memperkuat sistem ekologi kendaraan listrik dalam Indonesia dengan meningkatkan infrastruktur pengisian kendaraan listrik umum (SPKLU) secara signifikan.
Langkah ini diambil sebagai persiapan menghadapi lonjakan pengguna kendaraan listrik ketika mudik Lebaran 2025, sekaligus menggalang target pemerintah mencapai Net Zero Emission (NZE) pada tahun 2060.
Peningkatan Infrastruktur Pengisian Kendaraan Listrik
Sepanjang 2024, PLN mencatatkan peningkatan yang tersebut signifikan di jumlah agregat SPKLU, Home Charging Services (HCS), kemudian Stasiun Pengisian Listrik Umum (SPLU). Informasi menunjukkan:
1. SPKLU: Pembaruan sebesar 299% dari 1.081 unit pada tahun 2023 menjadi 3.233 unit pada tahun 2024.
2. HCS: Pembaruan sebesar 302% dari 9.393 unit pada tahun 2023 menjadi 28.356 unit pada tahun 2024.
3. SPLU: Pembaruan menjadi 9.956 unit pada tahun 2024.
Peningkatan ini merupakan wujud komitmen PLN pada mendirikan lingkungan kendaraan listrik yang mana kuat dalam Indonesia, seperti yang dimaksud disampaikan oleh Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo.
“PLN berjanji penuh untuk membantu otoritas pada meyakinkan percepatan adopsi kendaraan listrik di tempat Indonesia. Pembangunan infrastruktur EV secara merata penting untuk memfasilitasi penyelenggaraan EV di area Tanah Air yang dimaksud semakin masif,” bebernya.
Pertumbuhan Transaksi serta Konsumsi Listrik Kendaraan Listrik
Seiring peningkatan infrastruktur, terjadi pula pertumbuhan signifikan pada jumlah keseluruhan operasi juga konsumsi listrik dari kendaraan listrik sepanjang tahun 2024.
– Transaksi SPKLU: Melonjak hingga 337% menjadi 402.509 kali kegiatan dibandingkan tahun 2023 yang mana sebesar 119.600 kali transaksi.
“Hadirnya lingkungan EV yang digunakan semakin kokoh melalui ketersediaan infrastruktur pengisian kendaraan listrik dalam seluruh Indonesia, tentunya akan memberikan kenyamanan bagi para pengguna. Pembaruan ini menunjukkan adanya respon positif dari warga untuk beralih ke kendaraan listrik yang lebih tinggi ramah lingkungan,” ujar Darmawan.
Fokus pada Jalur Utama Trans Jawa juga Trans Sumatera
Peningkatan jumlah total SPKLU difokuskan di area sepanjang ruas jalur Trans Jawa lalu Trans Sumatera, guna memenuhi keinginan para pengendara kendaraan listrik yang tersebut melakukan perjalanan jarak jauh. PLN sudah pernah menyediakan 500 unit SPKLU di area 297 lokasi di tempat sepanjang jalur-jalur utama ini.
“PLN ingin meyakinkan penduduk pengguna EV pada Indonesia dapat melakukan perjalanan senyaman mungkin. Dalam hal ini, kami telah terjadi menganalisis pola konsumsi pengguna SPKLU serta kami petakan dari tahun sebelumnya, termasuk pemakaian SPKLU yang digunakan terus meningkat di area sepanjang jalur Trans Jawa serta Trans Sumatra,”kataDarmawan.






