Semen Indonesia Catatkan 25% Top Talent Karyawan Perempuan

JAKARTA – PT Semen Indonesia (Persero) Tbk ( SIG ) berikrar untuk menciptakan lingkungan kerja yang inklusif, memberikan kesempatan terhadap karyawan untuk berkontribusi secara optimal tanpa memandang perbedaan gender. Sejalan dengan kebijakan Asta Cita tentang kesetaraan gender, SIG terus mengupayakan karyawan perempuan untuk berperan juga berkiprah memberikan karya terbaik pada memajukan Perusahaan.
Direktur SDM lalu Umum SIG, Agung Wiharto mengatakan, SIG berjanji untuk menciptakan lingkungan kerja yang digunakan sehat juga kondusif untuk menggalakkan karyawan dapat tumbuh secara optimal. Perusahaan menjamin kesempatan yang identik pada proses rekrutmen juga potensi karier tanpa menjadikan gender sebagai aspek utama, dan juga mengedepankan azas kesetaraan juga kewajaran di proses pengelolaan sumber daya manusia (SDM).
“Secara khusus, SIG juga memberikan infrastruktur terhadap karyawan perempuan terkait dengan keperluan kodratinya, seperti cuti melahirkan, ruang laktasi, dispensasi haid, dan juga memfasilitasi pekerja perempuan yang mana mengemban beban ganda sebagai individu ibu dan juga karyawan,” kata Agung Wiharto.
Komitmen SIG pada menggerakkan peranan perempuan dapat dilihat pada demografi karyawan SIG Group. Hingga 2024, SIG Group mempunyai sebanyak 993 karyawan tetap memperlihatkan perempuan lalu dari jumlah keseluruhan tersebut, 25% di dalam antaranya merupakan top talent perempuan yang digunakan menempati tempat manajemen senior pada SIG.
Meskipun bidang unsur bangunan dikenal sebagai lapangan usaha yang dimaksud didominasi oleh laki-laki, namun bahkan kedudukan Direktur Operasi SIG pada waktu ini diisi oleh salah satu talenta perempuan terbaik SIG, Reni Wulandari. Hal ini menjadi bukti bahwa SIG memberikan potensi karier berdasarkan kompetensi tanpa meninjau gender.
SIG juga telah lama membentuk komunitas karyawan perempuan dengan nama Srikandi SIG yang digunakan merupakan perpanjangan tangan dari Srikandi BUMN. Melalui kegiatan ini, perusahaan turut menggalakkan women empowerment dengan pembelajaran seperti change management, managing work lalu work planning.
“SIG berazam untuk terus melakukan pengembangan untuk ketersediaan karyawan perempuan serta mengisi sikap manajerial juga strategik berdasarkan pertimbangan kompetensi kemudian hasil penilaian kinerja. Semangat ini selaras dengan nilai utama BUMN, yaitu Akhlak,” ucap Agung.
Sementara, Menteri BUMN, Erick Thohir menyatakan karyawan perempuan BUMN mempunyai peranan penting untuk memperkuat keberlanjutan perubahan fundamental BUMN.
“Perbaikan lalu perubahan struktural BUMN dapat terus berlangsung dengan dukungan karyawan perempuan. Sejak awal masa kepemimpinan saya di area Kementerian BUMN, selain memberikan rasa aman kemudian nyaman, kami membuka kesempatan seluas-luasnya bagi perempuan. Termasuk mengupayakan lingkungan kerja yang bebas dari diskriminasi maupun kekerasan berbasis gender,” kata Erick Thohir.






