Vietnam Matangkan Persiapan di dalam Korea, Alarm Bahaya buat Timnas Indonesia

Vietnam menjalani pemusatan latihan (TC) pada Korea Selatan. Pengetahuan dari Federasi Sepak Bola Vietnam (VFF) menyebutkan perjalanan rombongan Kim Sang-sik berjalan lancar, regu sudah ada berada di area sebuah penginapan juga siap memulai latihan.
Ini sebagai persiapan jelang menghadapi Piala AFF 2024 pada 8 Desember hingga 5 Januari 2025 mendatang. Pemain Vietnam akan datang menghabiskan 10 hari di dalam Korea Selatan.
Rencananya, selama berada di tempat Korea, Vietnam akan menjalani tiga kali pertandingan uji coba melawan Ulsan Citizen dalam K-League 3. Sementara dua pertandingan berikutnya melawan perwakilan K-League 1 Deagu FC kemudian Jeonbuk Hyundai Motors FC.
Kim Sang-sik kelihatannya ingin menyempurnakan taktik, gaya bermain, hingga kerangka Utama permainan Vietnam. Targetnya adalah menghadirkan pulang trofi juara Piala AFF 2024, setelahnya dua tahun puasa gelar.
“Piala AFF 2024 diharapkan menjadi kompetisi yang tersebut penuh tantangan bagi kelompok Vietnam yang tersebut bertujuan untuk menembus final dan juga berjuang meraih trofi juara. Setelah penobatan 2018 di area bawah kepemimpinan Park Hang-seo, Vietnam menjalani dua kompetisi dengan tangan kosong, menyaksikan Thailand mengungguli kejuaraan,” tulis Soha.
“Oleh oleh sebab itu itu, tekanan pada pembimbing Kim Sang-sik juga murid-muridnya cukup besar.”
Meskipun berada di area bawah tekanan, namun Kim Sang-sik tetap memperlihatkan menunjukkan tekad untuk meremajakan skuad dengan memanggil beberapa wajah baru untuk fokus pada lini tengah. Nama-nama seperti Van Truong, Van Khang, Thai Son, Ngoc Tan atau Quoc Viet, Vi Hao berada dalam urutan teratas.
Menurut pendapat pengamat sepak bola Vietnam, ini merupakan strategi yang tepat pasca pemain Utama yang digunakan telah terjadi berjuang selama bertahun-tahun mulai kehilangan performa terbaiknya juga tidaklah dapat lagi menjaga motivasi bertanding. Dua wajah tersisa di area lini tengah, gelandang Hoang Duc juga Quang Hai, justru telah kehilangan daya juangnya dan juga tak bisa jadi lagi menampilkan performa terbaik seperti dulu.






