Wasit Hiroki Kasahara Pimpin Duel Timnas Indonesia vs Laos, Pernah Bikin Shin Tae-yong Murka

Kompetisi antara Timnas Indonesia kemudian Laos di area lanjutan Piala AFF 2024 akan diselenggarakan di dalam Stadion Manahan, Solo, pada Kamis (12/12/2024). Duel ini akan dipimpin oleh wasit jika Jepang, Hiroki Kasahara, yang digunakan telah lama mengantongi lisensi FIFA sejak 2020.
Hiroki Kasahara bukanlah sosok asing bagi rakyat sepak bola Asia, teristimewa bagi instruktur Timnas Indonesia, Shin Tae-yong . Kasahara pernah menjadi pengadil di laga-laga krusial yang mana melibatkan skuad Garuda, termasuk pada Piala AFF U-23 2023. Salah satu momen yang digunakan masih diingat adalah pada waktu Indonesia U-23 harus kalah adu penalti dari Vietnam U-23 di dalam partai final.
Kala itu, banyak tindakan Kasahara sempat memantik kritik dari Shin Tae-yong. Ia menilai beberapa keputusannya kurang tepat, termasuk mengabaikan pelanggaran lawan. “Wasit dapat mengubah jalannya permainan. Dia harus menonton ulang pertandingan ini,” ujar Shin Tae-yong usai laga tersebut.
Dalam pertemuan kali ini, Kasahara akan didampingi oleh asisten wasit Yosuke Takabe dari Jepun juga Aphichit Nophuan dari Thailand. Kedudukan wasit keempat diisi oleh Warintorn Sassadee, juga dari Thailand.
Rekam Jejak Hiroki Kasahara
Sepanjang musim 2024/2025, Kasahara lebih besar berbagai bertugas di pertandingan internasional, termasuk AFC Challenge League, Kualifikasi Piala Asia U-20, juga kejuaraan Qatar Stars League. Hingga kini, ia telah terjadi menjadi pemimpin enam laga, mencatatkan 22 kartu kuning, empat kartu merah langsung, lalu lima penalti.
Kehadiran Kasahara di tempat laga Timnas Indonesia vs Laos menjadi sorotan mengingat peran vital wasit di menjaga jalannya pertandingan yang tersebut adil. Pertarungan ini menjadi momen penting bagi Indonesia untuk mengamankan tempat di area fase grup Piala AFF 2024.
Dengan segala pengalamannya, diharapkan Kasahara mampu mengatur laga ini dengan baik juga memberikan langkah yang adil bagi kedua tim. Akankah pertemuan kali ini mengakibatkan cerita berbeda bagi Timnas Indonesia di tempat bawah kepemimpinannya? Kita nantikan jawabannya di tempat lapangan.






