Profil Sutono, kader PDIP yang mana forward sebagai cawagub Lampung

Ibukota Indonesia – Arinal Djunaidi kemudian Sutono merupakan pasangan calon gubernur dan juga perwakilan gubernur di pemilihan kepala daerah Lampung 2024, untuk bersaing dengan Rahmat Mirzani serta Jihan Nurlela.
Pasangan ini forward menjadi cagub-cawagub setelahnya diusung oleh partai PDI Perjuangan (PDI-P). Mereka mendaftar ke KPU Lampung pada hari Kamis, 29 Agustus 2024.
Ir. H. Sutono, M.M atau Sutono selaku cawagub, merupakan kader sekaligus Sekretaris Umum PDIP Lampung.
Lahir pada Karanganyar, Jawa Tengah pada tanggal 28 Juli 1958, Sutono memulai kariernya dengan bekerja sebagai Staf Dit Taman Nasional juga Hutan Wisata di dalam Bogor, Dephut, tepat pasca ia menyelesaikan kuliah Sarjana S1 Kehutanan di dalam Institut Pertanian Bogor (IPB).
Selama berkuliah ke IPB, Sutono menemukan hobinya pada mendaki gunung dan juga berubah jadi manusia pecinta alam. Ia mengaku telah terjadi mendaki berbagai gunung dalam Indonesia, bahkan pada luar negeri.
Setelah itu, pada tahun 1987, ia juga pernah berubah jadi Kasi Pemanfaatan di dalam Taman Nasional Bukit Barisan Selatan, Perkotaan Agung, sebelum kembali ke Jakarta.
Saat di Jakarta, Sutono bekerja sebagai Kasubag Evlap Ditjen PHPA, Dephut Jakarta, pada tahun 1992
Dua tahun berselang, ia dipercaya untuk berubah menjadi Kasi Penyusunan Inisiatif juga Anggaran Pembangunan Ditjen PHPA, Dephut Jakarta.
Kemudian, ke tahun 1998, Sutono sempat dipercaya sebagai Kepala Sub Balai KSDA DKI Jakarta, sebelum akhirnya memutuskan kembali lagi ke Lampung pasca Reformasi.
Ketika kembali ke Lampung, Sutono bekerja sebagai Kasubdin Bina Program, Dishut Provinsi Lampung pada tahun 1999, sampai akhirnya dalam tahun 2003 ia berpindah kedudukan sebagai Kasubdin Perlindungan Hutan, Dishut Provinsi Lampung.
Selama bertahun-tahun karier Sutono semakin berprogres serta menduduki jabatan-jabatan diberbagai sektor tiap tahunnya. Umumnya di bidang kehutanan dan juga perkebunan.
Sutono juga kerap kali ditunjuk untuk menempati sikap sekretaris, seperti ketika berubah menjadi Kepala Sekretariat Badan Sinkronisasi Penyuluhan Pertanian, Perikanan serta Kehutanan Provinsi Lampung (2008), Sekretaris Daerah Kota Lampung Selatan (2010-2012 kemudian 2013-2915), Sekretaris Daerah Provinsi Lampung (2016-2018), hingga menjadi Sekretaris Umum DPD PDI Perjuangan Lampung sejak tahun 2019 sampai 2024 ini.
Tahu ini juga, Sutono kembali diusung PDIP untuk forward sebagai akan datang cawagub mendampingi Arinal Djunaidi.
Riwayat Pekerjaan
1983
Staf Dit Taman Nasional juga Hutan Wisata pada Bogor, Dephut
1987
Kasi PEmanffaatan di TN Bukit Barisan Selatan, Kotaagung
1992
Kasubag Evlap Ditjen PHPA, Dephut ke Jakarta
1994
Kasi Penyusunan Proyek juga Anggaran Pembangunan Ditjen PHPA, Dephut Jakarta
1998
Kepala Sub Balai KSDA DKI Jakarta
1999
Kasubdin Bina Program, Dishut Provinsi Lampung
2003
Kasubdin Perlindungan Hutan, Dishut Provinsi Lampung
2007 – 2008
Waka Dishut Provinsi Lampung, Plt Kepala Sekretariat BPBA Provinsi Lampung
2008
Kepala Sekretariat Badan Kerjasama Penyuluhan Pertanian, Perikanan serta Kehutanan Provinsi Lampung
2009 – 2010
Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Lampung
2010
Asisten Area Perekonomian lalu Pembangunan Pemda Provinsi Lampung
2010 – 2012
Sekretaris Daerah Daerah Lampung Selatan
2012 – 2013
Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Lampung
2013 – 2015
Sekretaris Daerah Wilayah Lampung Selatan
2016
Kadis Kehutanan Provinsi Lampung
2016 – 2018
Sekretaris Daerah Provinsi Lampung
2019-2024
Sekretaris Umum DPD PDI Perjuangan Lampung
Pengalaman Organisasi
2002 – 2005
Wakil Ketua DPD Himpunan Alumni IPB Lampung
2005 – 2020
Ketua DPD Himpunan Alumni IPB Lampung
2007 – 2010
Ketua SAKA Pramuka Wanabhakti Provinsi Lampung
2011 – 2016
Ketua DPD Perhimpunan Penyuluh Pertanian Tanah Air (Perhiptani) Lampung
2011 – 2016
Wakil Ketua DPW Perhimpunan Penyuluh Pertanian Indonesia (Perhiptani) Lampung
2016 – sekarang
Ketua DPW Perhimpunan Penyuluh Pertanian Nusantara (Perhiptani) Lampung
Artikel ini disadur dari Profil Sutono, kader PDIP yang maju sebagai cawagub Lampung






