Kisah Pertemanan Mahfud kemudian Luhut: Setiap Hari Minggu Saya Dikirimi Uang Tiket dan juga Pulsa

JAKARTA – Mantan Menteri Koordinator Lingkup Politik, Hukum, lalu Ketenteraman (Menko Polhukam) Mahfud MD ternyata memiliki hubungan yang sangat dekat sebagai teman dengan mantan Menteri Koordinator Sektor Kemaritiman serta Penyertaan Modal (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan . Pertemanan keduanya terjalin erat sejak sama-sama menjadi menteri pada Kabinet Persatuan Nasional era Presiden Abdurrahman Wahid atau Gus Dur.
Kedekatan Mahfud dan juga Luhut terungkap di acara bincang-bincang Ruang Sahabat yang diunggah di area kanal YouTube Mahfud MD Official, Hari Sabtu (16/11/2024). Untuk diketahui, di area era Presiden Gus Dur, Mahfud MD menjabat sebagai Menteri Defense (Menhan), sedangkan Luhut menjabat sebagai Menteri Manufaktur serta Perdagangan (Menperindag).
Setelah Gus Dur lengser, merekan masih rutin bertemu di tempat rumah Luhut Binsar Pandjaitan. Salah satu sajian khas di konferensi itu adalah singkong goreng serta pisang goreng buatan asisten rumah tangga (ART) Luhut.
“Setiap kali saya bertemu Gus Dur, pasti ada singkong goreng serta pisang goreng di dalam rumah Pak Luhut. Itu terus-menerus jadi sajian utama ketika berkunjung,” kenang Mahfud MD diambil dari kanal YouTubenya, Akhir Pekan (17/11/2024).
“Saya masih ingat, tiga hari lalu saya datang lagi, lalu Pak Luhut menyambut dengan hangat. Itu bukanlah belaka masalah makanannya, tapi masalah persahabatan yang terjalin selama bertahun-tahun,” katanya Mahfud.
Dalam bincang-bincang yang dimaksud terungkapkan persahabatan Mahfud kemudian Luhut juga diwarnai dengan kisah saling mendukung, baik di perjalanan kebijakan pemerintah maupun hidup pribadi. Mahfud bercerita tentang bagaimana Luhut, yang pada waktu itu telah menjadi entrepreneur sukses, terus-menerus siap membantu dalam saat-saat sulit, bahkan memberikan bantuan finansial meskipun pada waktu itu Mahfud sudah ada menjabat sebagai anggota DPR.
Ketika Mahfud MD memutuskan untuk mundur dari status sebagai PNS dan juga bergabung dengan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) di dalam era Gus Dur, Luhut yang tersebut pada waktu itu masih bergerak di dunia usaha terus-menerus memverifikasi Mahfud bukan kekurangan pada hal keuangan.
“Setiap minggu saya dikirimi tiket pulang pergi Ibukota dan juga uang untuk biaya pulsa telepon,” kata Mahfud diambil dari kanal YouTube-nya, Mingguan (17/11/2024).





