Bukti Janji BRI Life terhadap Pembangunan Berkelanjutan

JAKARTA – BRI Life terus menunjukkan komitmennya di menyokong pengerjaan berkelanjutan melalui pelaksanaan kegiatan tanggung jawab sosial serta lingkungan (TJSL) . Proyek ini bertujuan memberikan faedah secara ekonomi, sosial, lingkungan bagi warga dengan prinsip yang digunakan terintegrasi, terarah, terukur dampaknya.
Program TJSL BRI Life dilaksanakan melalui tiga pilar utama, yakni Pilar Hijau, Pilar Baik kemudian Pilar Cerdas, yang digunakan berbasis pemenuhan hak dasar manusia yang tersebut berkualitas secara adil juga setara untuk meningkatkan kesejahteraan bagi seluruh masyarakat.
“BRI Life berjanji hadir di dalam berada dalam publik lewat berbagai kegiatan TJSL yang dimaksud sejalan dengan tujuan konstruksi berkelanjutan yang digunakan fokus memberikan kontribusi positif,” kata Corporate Secretary BRI Life, Ade Nasution pada keterangannya, Selasa (31/12/2024).
Ade memaparkan, selama Desember 2024 BRI Life sudah pernah menginisiasi beragam acara yang tersebut miliki dampak besar, antara lain pengembangan UMKM, perubahan fundamental teknologi green house, juga upaya penyertaan pohon untuk penghijauan.
BRI Life menangkap kesempatan pengembangan wirausaha UMKM melalui sejumlah kegiatan yang dilakukan, yakni literasi kelompok UMKM juga Peduli Sampah lalu edukasi literasi keuangan terhadap kelompok UMKM Mekaar pada Hutan Bambu, Bekasi Timur.
Di sisi lain, BRI Life mengupayakan tujuan penyelenggaraan lalu penghijauan berkelanjutan lalu juga turut meningkatkan kesadaran tentang faedah pohon serbaguna bagi lingkungan serta ekonomi, dan juga berupaya menginspirasi publik untuk terlibat dan juga pada menjaga kelestarian alam.
Beberapa kegiatan terkait yang dimaksud telah lama dilaksanakan yaitu penyetoran pohon yang dimaksud dijalankan bersamaan dengan event internal; Leaders Pertemuan dan juga Rapat Kerja Nasional (Rakernas) 2024.
Selanjutnya, penyetoran bibit pohon terhadap Grup Ngudi Tani di area Dusun Ngipik Yogyakarta. Dalam kegiatan perusahaan memberikan bantuan terdiri dari pupuk organik serta penyertaan bibit flora petai kemudian durian Kedua tumbuhan yang disebutkan terbukti cocok di area kawasan rawan longsor dan juga kekurangan sumber air.
“Kedepan, BRI Life akan terus fokus terhadap pengembangan juga penyelenggaraan program-program TJSL yang tersebut menggerakkan peningkatan kesejahteraan perekonomian masyarakat,” tandas Ade Nasution.






