Elon Musk Umumkan X Diserang Besar-besaran

TEXAS – Rangkaian media sosial X, sebelumnya dikenal sebagai Twitter, mengalami gangguan pada seluruh dunia pada hari Senin, sebab serangan siber yang mana diklaim oleh pemiliknya, miliarder teknologi Elon Musk, sebagai serangan berskala besar.
“Ada (dan masih) serangan siber besar-besaran terhadap X.”
“Kami diserang setiap hari, tetapi kali ini melibatkan sumber yang besar. Baik itu kelompok terorganisasi berskala besar atau negara yang dimaksud terlibat. Masih pada proses pendeteksian…” kata Musk di sebuah posting di area wadah tersebut.
Gangguan yang disebutkan pertama kali dilaporkan sekitar pukul 5:30 pagi waktu Timur (0930 GMT), dengan X berhasil memulihkan layanannya untuk sebagian besar pengguna pada waktu satu jam.
Namun, pemadaman meningkat lagi sekitar tiga jam kemudian, menurut situs pelacakan pemadaman DownDetector.
X terus mengalami berbagai masalah, termasuk halaman yang tersebut gagal dimuat.Penyebab serangan siber ini masih belum diketahui.
Sebelumnya, kelompok peretas yang dimaksud dikenal dengan nama Andariel juga memiliki target sektor medis, energi, dan juga teknik untuk semakin menguatkan kekuasaan pemimpin tertinggi Pyongyang, Kim Jong-un.
Kelompok peretas mencoba mendapatkan rincian berbagai proyek rahasia, cetak biru juga spesifikasi kontrak sambil mencuri rahasia militer kemudian nuklir.
Andariel juga berusaha mencapai sistem komputer perusahaan layanan kondisi tubuh di tempat Amerika Serikat untuk memeras uang tunai guna mendanai lebih besar sejumlah serangan dunia maya.
- Gunakan Starlink, Elon Musk Ancam negara Ukraina untuk Berhenti Perang
- Microsoft Gabungkan xAI, Meta, kemudian DeepSeek demi CoPilot






