PDIP Gelar Natal Bersama Penyintas Erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki

JAKARTA – Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan ( PDIP ) menyelenggarakan Natal Nasional sama-sama penyintas erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki . Beragam kegiatan idilakukan untuk berbagi dengan mereka yang tersebut terdampak bencana erupsi.
Politikus PDIP Esti Wijayati mengatakan, berbagai kegiatan sosial dilakukan. “Juga (dibagikan) paket perlengkapan sekolah yang mana diberikan sebagai pembangunan ekonomi untuk masa depan generasi muda, bantuan keinginan dasar alat tenun tradisional, unsur pokok, pakaian, dan juga alat tenun untuk menggalang perekonomian lokal,” kata Esti di keterangan yang digunakan diterima, hari terakhir pekan (24/1/2025).
Esti menambahkan, kegiatan yang tersebut merupakan kolaborasi dari DPP PDIP, DPD PDIP NTT, DPC PDIP Flores Timur, kemudian DPC PDIP Sikka ini merupakan aktivitas lanjut dari arahan yang tersebut diberikan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri untuk berbagi dengan mereka yang digunakan sedang terdampak bencana erupsi.
“Ada beberapa kegiatan yang tersebut dilaksanakan oleh PDIP pada komitmennya membantu publik terdampak erupsi Gunung Lewotobi, salah satunya adalah melakukan gotong royong rehabilitasi beberapa rumah, tempat ibadah masjid, rumah ibadah Kristen, lalu pastoran Katolik. Hal ini juga menunjukkan cerminan Flores Timur yang terkenal sebagai tempat dengan toleransi yang digunakan tinggi,” kata Esti.
Selain memberikan bantuan, di kegiatan yang mana dijalankan 23-26 Januari 2025 ini, PDIP juga melakukan pemeriksaan kondisi tubuh yang digunakan dipimpin oleh para dokter spesialis juga pemberian bantuan obat-obatan. Selain itu, lanjut Esti Wijayati, PDIP juga akan memberikan trauma healing untuk anak-anak juga orang dewasa. “Tentu akan didukung oleh regu yang sudah ada memahami trauma healing.”
Esti juga meneruskan instruksi Megawati Soekarnoputri. Bagi putri Presiden Soekarno itu, Natal tidak sekadar perayaan, tetapi panggilan untuk berbagi kasih, meringankan beban sesama, juga mendirikan harapan baru. “Kami hadir di area di sini tidak berpesta, tetapi bersatu warga Lewotobi merasakan suka serta duka mereka,” kata Esti.
Tim PDIP mengunjungi Susteran PRR, pengelola Rumah Sakit Kusta di tempat TTU, audiensi dengan GMIT, MUI, serta Keuskupan Larantuka disertai peninjauan ke lembaga Seminari San Dominggo Hokeng pada Kamis (23/1/2025).
Pada Hari Jumat juga Sabtu, 24-25 Januari 2025, diselenggarakan bakti sosial juga gotong royong memperbaiki rumah dalam Desa Bokang, Titehena, Boru, Boru Kedang, Pululera, Hokeng Jaya. Selain memberikan bantuan, akan diadakan perayaan Ekaristi dengan pada Akhir Pekan (26/1/2025) di dalam Desa Lewolaga, Kecamatan Titehena, Flores Timur.
Esti mengatakan, ketika berkunjung ke NTT, pihaknya mendapatkan sebagian masukan dari warga untuk memperhatikan peserta didik yang terdampak erupsi. “Sesuai dengan amanat Ibu Puan Maharani, kemudian kita berikan bantuan untuk siswa yang mana terdampak bencana Gunung Lewotobi sekitar 265 anak,” ujarnya.






