Bisnis

Gapeknas tegaskan pentingnya percepatan sertifikasi tenaga proyek konstruksi

Surabaya – Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat (DPP) Gabungan Pengusaha Kontraktor Nasional Nusantara (Gapeknas) Ricky Conrad Tigor P Siahaan menegaskan pentingnya percepatan sertifikasi tenaga pembangunan pada negeri.

Sertifikasi kompetensi kerja (SKK) bagi tenaga pembangunan sendiri sebenarnya telah dimulai dilaksanakan sejak tahun 1999 dengan ditetapkannya Undang-Undang (UU) No. 18 Tahun 1999 tentang Jasa Konstruksi.

“Namun hingga ketika ini tenaga kerja pembangunan yang tersertifikasi masih cukup kecil,” kata Ricky Conrad Tigor P Siahaan di dalam Surabaya, Jawa Timur, Rabu.

Pada 2017, inovasi sekaligus penguatan regulasi di dalam bidang Jasa Konstruksi ditandai dengan ditetapkanya UU No. 2 Tahun 2017 yaitu pengakuan kompetensi tenaga kerja proyek konstruksi melalui rute sertifikasi kompetensi kerja.

Di sisi lain, hingga pada waktu ini tenaga kerja pembangunan yang digunakan tersertifikasi masih cukup kecil yakni berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) semata-mata 3,95 persen dari total angkatan kerja proyek konstruksi di Tanah Air sebanyak 8.505.542 warga pada 2023.

Jumlah TKK bersertifikat ini mengalami penurunan signifikan apabila dibandingkan dengan 2020 yang mencapai 688.334 tenaga kerja proyek konstruksi sehingga diperlukan percepatan agar tercipta SDM proyek konstruksi yang dimaksud handal juga berdaya saing.

Sekretaris Jenderal DPP Gapeknas R. Bima Bhakti Nusantara menambahkan, tenaga kerja pembangunan bersertifikat sangat dibutuhkan untuk melaksanakan pekerjaan proses pembuatan milik pemerintah ataupun swasta.

Terlebih, pada pemerintahan Prabowo-Gibran diperkirakan pengerjaan infrastruktur akan segera berubah menjadi prioritas utama.

"Kami berharap khususnya ke Jawa Timur, perusahaan dan juga badan bidang usaha kontruksi adalah perusahaan yang digunakan siap baik secara SDM, perusahaan, hingga peralatan semuanya siap lalu kompeten,” katanya.

Ketua DPD Gapeknas Jatim Baso Juherman pun mengaku siap juga akan tancap gas melaksanakan percepatan sertifikasi tenaga kerja proses pembuatan mengingat terdapat risiko kegagalan proses pembuatan apabila perkembangan diwujudkan oleh tenaga kerja yang tak kompeten ke bidangnya.

Selain percepatan sertifikasi, Baso juga akan melakukan konsolidasi dengan pemerintah Jatim khususnya terkait kebijakan-kebijakan jasa konstruksi.

Artikel ini disadur dari Gapeknas tegaskan pentingnya percepatan sertifikasi tenaga konstruksi

Related Articles

Back to top button
racikan mbg menelusuri gates of olympus dengan metode analitisriset empiris mbg membahas hujan emas lucky neko yang meledakpgsoft menyajikan animasi kreatif dengan tampilan futuristik modernperkembangan aplikasi lokal yang diapresiasi rupiahggmahjong ways dan peran animasi dalam meningkatkan pengalaman visual mbgkajian mahjong ways 2 mengenai harga minyak melalui data terukur terkiniwild bandito evaluasi sistem multi payout kaskade wb6strategi slot online analitik berbasis ritme lebih stabilpola terbaru mahjong ways 2 yang lagi gacor di bosggpendekatan mbg mengamati wild bandito secara objektif dan terukurterungkap pola gacor mahjong wins 2 hari ini dari user setia kpkggsuper scatter menghadirkan efek cepat instan dengan sensasi berbedasuper scatter menghadirkan kejutan instan dengan efek cepat responsifstrategi pemain bosgg tembus jp wahjong ways 2 dengan modal tipissuper scatter sajikan bonus ultra 70 mode dengan mekanisme baruriset integral mbg menilai scatter emas the dog house yang liarkarhutla dan sweet bonanza dikaji lewat pendekatan teknis yang terarahperkembangan startup lokal dalam catatan rupiahgg