Nasional

KJRI imbau WNI calon haji ikuti ketentuan resmi Arab Saudi

Ibukota Indonesia – Konsulat Jenderal RI (KJRI) pada Jeddah mengimbau warga negara Tanah Air (WNI) yang dimaksud akan melaksanakan ibadah haji untuk mengikuti pengurus resmi kemudian ketentuan yang ditetapkan pemerintah Arab Saudi.

"Ini untuk menjamin pelaksanaan haji pada 1446 Hijriah/2025 Masehi dapat berjalan lancar, aman, juga nyaman," kata KJRI pada pernyataan resminya pada Selasa.

KJRI menjelaskan ada enam jenis praktik haji berdasarkan visa. Pertama, haji reguler atau haji khusus, yaitu ibadah haji yang dikelola pemerintah Tanah Air berdasarkan kuota resmi Arab Saudi.

Kedua, haji mujamalah atau haji berhadapan dengan undangan khusus dari Kerajaan Arab Saudi.

Ketiga, haji furoda atau haji dengan undangan pemberian visa dari pemerintah Arab Saudi. Visa ini baru dapat diterbitkan setelahnya yang tersebut bersangkutan membeli paket haji melalui aplikasi mobile Nusuk.

Keempat, infrastruktur haji dakhili yang digunakan diberikan terhadap warga lokal, baik penduduk Saudi maupun warga negara asing yang digunakan tinggal dalam sana.

Menurut KJRI, marak berjalan praktik jual-beli sarana haji dakhili untuk WNI dalam luar Arab Saudi. Modusnya, WNI datang ke Saudi beberapa bulan sebelum musim haji, kemudian setelahnya mendapatkan visa kerja, WNI kembali ke Negara Indonesia serta membeli paket haji melalui aplikasi mobile Nusuk.

Meskipun sah digunakan berhaji, tetapi pada beberapa kasus, para sponsor pemberi kerja melakukan ingkar janji, sehingga jamaah mengalami kesulitan kembali ke Indonesia.

Jenis haji yang tersebut kelima menggunakan visa kerja musiman, yang mana diberikan pemerintah Saudi untuk bermetamorfosis menjadi pekerja musiman yang digunakan membantu pelaksanaan ibadah haji. Namun, visa ini tak boleh ditawarkan sebagai paket haji akibat tiada sah menurut hukum serta aturan pemerintah Saudi.

Jenis yang terakhir adalah haji dengan menggunakan visa ziarah juga visa umrah. Praktik dilarang oleh pemerintah Saudi berdasarkan aturan "tidak boleh berhaji tanpa izin berhaji."

Artikel ini disadur dari KJRI imbau WNI calon haji ikuti ketentuan resmi Arab Saudi

Related Articles

Back to top button
gates of olympus dan efek visual yang mendukung tema dewa yunani mbggates of olympus mengenal elemen mitologi dalam konsep permainannya mbgadmin mimin bongkar strategi juara mahjong ways di bosggcara slot online terukur berbasis kontrol lebih konsistenmahjong ways membahas simbol yang sering muncul dalam runtuhan mbgthai river wonders mengenal pasar terapung tr3admin mimin menganalisis fitur mahjong ways 2 untuk memahami alur permainanartikel adaptif mbg membahas freespin liar lucky neko dan petirgates of olympus dan pergeseran tren pemain game di platform digital mbggates of olympus hadirkan bonus storm 192 mode dengan multiplier tinggipenelitian matematis adaptif fokus kajian mengupas fenomena transformasi dinamislucky neko dan detail grafis yang mendukung tema jepang mbgeksplorasi mbg mengamati gates of olympus secara komprehensifartikel argumentatif mbg membahas freespin the dog house bercahayaarsitektur teknologi memberikan ruang fleksibel baru bagi mahjong ways 2gates of olympus hadirkan bonus petir zeus spesial dengan multiplier menarikanalisis rupiahgg mengenai perkembangan teknologi finansial terbarubongkar kebiasaan gacor starlight princess melalui riset mbgspaceman panduan fitur multiplayer dan chat realtime sp5langkah nyata penghijauan kota dalam fokus rupiahggadmin mimin buka rahasia menang mahjong ways tiap hari di bosggcandy blitz menganalisis anak krakatau melalui data pengamatan yang terukuranalisis kreatif mbg mengupas petir dan freespin wild bounty showdownpengamatan komunitas seputar fitur petir dan gates of olympus mbg